Nelayan Palang Tunggu Sosialisasi Gagak Rimang

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Nelayan di sepanjang pesisir Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menunggu sosialisasi keberadaan kapal alir-muat terapung (Floating Storage Offloading) yang saat ini berada di perairan utara Kabupaten Tuban.

Mereka mengaku sempat kaget dengan adanya kapal besar di 23 kilometer dari titik pantai. Karena tiba-tiba kapal itu berada di wilayah lintasan mereka ketika melaut.

Kapal tersebut diketahui FSO Gagak Rimang, yang akan dipergunakan sebagai penampung minyak mentah dari produksi lapangan Banyuurip, Blok Cepu, di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, yang dioperatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

“Iya tahu ada kapal di sana, mendadak saja kaget tiba-tiba ada kapal yang sangat besar,” kata Roji’i, salah satu nelayan di bibir pantai Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jumat (14/11/2014).

Para nelayan mengaku tidak tahu kapal itu milik siapa. Mereka juga belum mengetahui jarak aman yang harus mereka lakukan apabila melintas di sekitar kapal tersebut.

Sebelumnya, Field Public and Government Affairs Manager EMCL, Rexy Mawardijaya, kepada suarabanyuurip.com mengatakan akan melakukan sosialisasi kepada nelayan tentang keberadaan kapal yang dikabarkan luasnya lebih dari lapangan sepak bola ini.

Baca Juga :   Kontraktor Lokal Banyuurip Protes Perusahaan Maintenance

“Rencananya akan ada sosialisai Mas, tepatnya lagi akan saya kabari,” kata Rexy beberapa waktu lalu.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *