Harga Sembako Terus Merangkak Naik

harga sembako naik

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Paska Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) semalam, harga beberapa bahan pokok di sejumlah pasar tardisional di Lamongan, Jawa Timur mulai  naik. Diperkirakan harga sembako ini akan terus merangkak naik mulai dua tiga hari mendatang.

Dari pantauan suarabanyuurip.com, di sejumlah pasar kecamatan, Selasa (18/11/2014), barang kebutuhan pokok jenis bumbu dapur dan barang pabrikan mulai naik. Naiknya harga barang-barang tersebut dikarenakan meningkatnya ongkos transportasi pengiriman barang.

Seperti di pasar Sukodadi, Sekaran dan Babat kenaikan harga bumbu dan barang pabrikan berkisar antara 10-20%.

“Sebagian besar barang mulai naik sejak pengumuman kenaikan BBM semalam,” kata pedagang bumbu dipasar Sukodadi. Sumi.

Beberapa bumbu dapur yang mengalami kenaikan harga diantaranya yaitu tomat dari semula Rp4500 perkilogram (Kg) naik menjadi Rp5000-Rp6000/kg. Bawang merah dan bawang putih dari semula Rp11.000 naik menjadi Rp12.000/kg. Sedang harga telur saat ini Rp 17.000/kg naik antara Rp1000-1500/kg.

Yang paling melonjak adalah naiknya harga cabe. Harga cabe keriting dan cabe merah menembus Rp50 ribu/kg. Padahal sebelumnya  harga cabe masih berkisar Rp32 ribu /kg.

Baca Juga :   Bangun Pagar Penampungan Limbah Blok Cepu

Menurut pedagang bumbu di Pasar Babat, Tutik, saat ini kenaikan harga bumbu belum begitu melonjak karena pedagang masih memiliki stok lama. Namun diperkirakan dua hingga tiga hari kedepan harga-harga barang akan terus meroket karena pedagang harus mendatangkan pasokan dari luar.

“Nanti 2-3 hari lagi pas kulakkan harga pasti naik lagi. Karena biaya transportasi juga naik,” papar Tutik.

Sementara untuk barang primer lainnya dari pabrikan hanya beberapa jenis barang yang harganya naik yaitu rokok, sabun mandi dan sabun cuci. Kenaikannya mencapai 20 persen.

Salah satu pemilik toko kelontong di Pasar Babat, Fadlen, mengatakan, barang-barang pabrikan lainnya semacam pasta gigi, obat-obatan, snack dan lainnya baru akan naik satu hingga dua minggu mendatang.

“Biasanya sales produk pabrikan yang mengantar barang memberitahukan dulu kalau minggu depan harga akan berubah (naik),” sambung Fadlan, menjelaskan.

Merangkaknya barang kebutuhan pokok tersebut dikeluhkan oleh para ibu rumah tangga yang berbelanja dipasar.

“Harga-harga barang sudah mulai naik mas. Bingung ngubetno (memutar) uang belanja, “  keluh salah satu pembeli di pasar Sekaran, Mubaidah.(tok)

Baca Juga :   Beged Juara 1 Senam Perwosi Kecamatan

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *