SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan- Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, pada tahun 2015 akan mendirikan 2 Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sepanjang pantura Lamongan untuk mengatasi kelangkaan solar bagi nelayan. Dua SPDN tersebut akan ditempatkan di TPI Desa Labuhan, dan TPI Brondong.
“Sudah dilakukan survey kelayakan. Tinggal menunggu perijinan dari pusat untuk pembangunannya tahun depan,†kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap Nanuk Dinas Qomariah kepada suarabanyuurip.com, Rabu (19/11/2014)
Diakui Nanuk, selama ini pasokan solar bagi nelayan masih kurang dikarenakan minimnya SPDN. Untuk mendapatkan solar nelayan banyak yang membeli di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) meskipun harus berebut dengan kendaraan umum.
“Idealnya di setiap TPI harus ada minimal satu SPDN. Namun saat ini baru terdapat 4 SPDN di 5 TPI sepanjang pantura,†kata Nunuk menjelaskan.
Lima TPI yang dimaksud berada di Desa Lohgung, Desa Brondong, Desa Kranji, Desa Labuhan dan Desa Weru. Pendirian SPDN sendiri mulai tahun ini juga lebih ketat sejak BPH Migas mengeluarkan aturan baru. Jika sebelumnya pendirian dan pengelolaan SPDN boleh dilakukan oleh koperasi ,yayasan dan perseorangan , sejak tahun 2014 ini SPDN harus didirikan dan dikelola oleh perusahaan bonafit berbendera PT.
“ BPH Migas juga menunjuk langsung 3 perusahaan migas nasional yang menstok solar yaitu Pertamina, AKR dan satu perusahaan lain yang saya lupa namanya,†cetus Nanuk.
Kabar akan dibangunnya SPDN di TPI Desa labuhan disambut positif Wakil Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lamongan Samiaji.
“Nelayan Labuhan selama ini memang selalu menderita akibat minimnya pasokan solar. Dengan dirikannya SPDN tentunya bisa mengatasi persoalan akut tersebut,†sambung Samiaji. (tok)
Â