HMI Tolak Kenaikan Harga BBM

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Setelah beberapa organisasi mahasiwa di Kabupaten Tuban, Jawa Timur melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), hari ini menyusul Pengurus Cabang (PC) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tuban melakukan aksi serupa, Kamis (20/11/2014).

Aksi dimulai di pertigaan rest area (depan monumen Pancasila), Jalan Re Martadinata. Di sini mahasiswa melakukan orasi, dan membentangkan spanduk sambil menyusuri Jalan Patimura Tuban.

Sesampai di bundaran Patung Letda Sutjipto mereka melakukan aksi teatrikal. Aksi teatrikal digambarkan dengan seorang pria yang mengenakan kemeja kotak-kotak dan menginjak-injak seseorang sebagai penggambaran rakyat kecil.

Kordinator lapangan, Candra Kusuma, menyebut teatrikal ini sebagai penggambaran betapa lalimya penguasa sekarang dengan menaikan harga BBM. Bagaimanapun harga BBM yang naik di akhir tahun sangat tidak tepat.

“Akibat ulah penguasa banyak rakyat yang sengsara, harga juga ikut naik akibat imbas kenaikan BBM,” kata Candra Kusuma.

Mereka mempertanyakan alasan pemerintah menaikan harga BBM yang dianggap tidak tepat. Pasalnya sekarang harga minyak mentah dunia sedang turun. Dari harga USD 100 perbarel menjadi USD 80 perbarel.

Baca Juga :   Akhir September BEE Bor Dua Sumur

“Selain itu sumber daya alam Indonesia sangat melimpah. Ironisnya 75 persen perusahaan minyak di Indonesia milik asing,” kata Candra.

Dalam aksinya, mereka meminta kepada pemerintah supaya dapat memanfaatkan SDA dengan sebaik-baiknya. Termasuk menasionalisasi beberapa perusahaan milik asing.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *