Tahun Depan Bupati Tuban Lelang Jabatan

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Bupati Tuban, Fathul Huda, menyebut akan melakukan open promotion, atau populer dengan istilah lelang jabatan pada tahun 2015 mendatang.

Lelang jabatan akan dilakukan, untuk mengisi sejumlah posisi strategis di kepemerintahan dan menggantikan sejumlah pejabat yang dianggap kurang mumpuni di bidangnya. Terutama di esselon II dan III.

“Itu rencana akan saya gunakan tetapi tidak semua (open promotion). Tetapi pada bagian tertentu dan dilakukan secara bertahap, ” kata Fathul Huda kepada sejumlah wartawan ketika ditanya mengenai adanya kabar ini, Jumat (21/11/2014).

Huda mengatakan, adanya rencana ini untuk meningkatkan kinerja Pemkab Tuban. Mantan ketua PCNU Tuban ini berdalih untuk menjalankan negara diperlukan orang yang profesional di bidangnya, serta harus melakukan pembersihan kepada aparat pemerintah yang tidak bisa bekerja.

“Dibutuhkan orang-orang yang bisa bekerja, profesional, jujur dan bersih,” kata Huda.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Budi Wiyana, membenarkan terkait rencana ini. Hal ini memang sudah pernah dibicarakan meski masih non formal.

Baca Juga :   Band Ungu Meriahkan Konser Anniversary ke-30 BPR Bank Daerah Bojonegoro

Budi mengatakan, di Jawa Timur belum pernah ada Kabupaten atau kota yang mempergunakan kebijakan ini. Tetapi sudah ada dasar aturan yaitu Undang-undang Aparatur Negara dan Sipil (ASN).

“Pernah ada pembahasan secara non formal untuk eselon II, tetapi pada prinsipnya tidak meninggalkan aturan yang ada dan adanya UU ASN juga masih perlu didukung dengan Perpu-perpu lain untuk menjelaskan,” tandas Budi.

Santer terdengar kabar, kalau adanya lelang jabatan karena kejengahan Bupati Tuban atas kinerja beberapa sektor kepemerintahan di Tuban. Bahkan pada perayaan puncak Hari Jadi Tuban (15 November lalu), Huda sempat melontarkan pernyataan yang mengejutkan dalam pidatonya.

Dalam pidatonya dia menyindir perilaku pejabat supaya tidak over (berlebihan) dan kerja sesuai dengan bidang, pangkat dan golongannya. Dia juga meminta masyarakat untuk mengawasi kinerja aparatur pemerintah.

“Jangan lagi ada Kasi rasa Kepala Dinas, Kepala Dinas rasa Sekretaris Daerah, dan Wakil Bupati rasa Bupati,” kata Bupati dalam sambutannya dihadapan masyarakat. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   PPK Rekapitulasi Data Pileg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *