Disnakertransos Nilai EPC 5 Kurang Kooperatif

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyebutkan, kontraktor Engineering Procurement and Construction  (EPC) 5, PT rekayasa Industri-Hutama Karya, kurang kooperatif dalam perekrutan tenaga kerja.

“Dibandingkan kontraktor EPC lainnya, PT Rekind-HK memang kurang kooperatif,” kata Kepala Disnakertransos Bojonegoro, Adi Wicaksono, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (24/11/2014).

Dia mengungkapkan, selama ini permintaan tenaga kerja dari PT Rekind-HK kurang lebih berjumlah ratusan untuk tenaga semi skill dan skill. Meskipun begitu tidak semuanya tenaga kerja tersebut diambilkan dari Disnakertransos.

“Ya ada yang dari kami, ada yang tidak. Rata-rata yang diminta mereka yang bersertifikat kerja,” ungkap Adi.

Menanggapi adanya protes dari Paguyuban Kepala Desa di Blok Cepu terkait rekrutmen tenaga kerja, Adi belum bisa memberikan tanggapan karena hingga saat ini masih dalam proses koordinasi dengan pihak Muspika setempat. Namun, belum ada gejolak sosial yang timbul akibat tuntutan transparansi perekrutan tenaga kerja terhadap PT Rekind-Hk.

“Kita lihat dulu perkembangannya,” pungkasnya.

Baca Juga :   Sekkab Nilai Sikap Kades Demokratis

Sementara itu, petugas bagian Sosioeconomic EPC 5, Wandi, hingga saat ini belum memberikan konfirmasinya mengenai tuntutan tersebut.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *