SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Rencana kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Jusuf Kalla (JK) di lokasi ladang migas Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dikabarkan diundur pada 4-5 Desember 2014 mendatang. Sebelumnya tersiar kabar jika JK akan datang ke Bojonegoro pada Kamis (27/11/2014) besok. Â
Hingga saat ini belum ada kepastian penyebab diundurnya kedatangan JK di Bojonegoro. Namun sesuai informasi yang diperoleh dari sumber di kepolisian, JKÂ direncanakan melakukan perjalanan udara dari Lapangan Udara Iswahyudi Madiun menggunakan helikopter dan mendarat di landasan heli milik PT Ekstran di lokasi gas oil separation plant Banyuurip di Desa Gayam.
Setelah itu orang yang dua kali menjabat wapres itu langsung menuju lokasi proyek Banyuurip. Selesai itu menuju Kantor operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro menggunakan mobil.
“Dari kantor MCL Wapres dan rombongan akan melakukan perjalanan darat menuju stasiun Bojonegoro untuk kemudian naik kereta api untuk kembali ke Jakarta,” kata sumber di kepolisian Bojonegoro.
Kepala Bagian Humas Pemkab Bojonegoro, Heri Kristanto, sebelumnya mengkau belum menerima kabar resmi terkait kedatangan wapres ke Bojonegoro. “Sampai saat ini belum ada kabar resmi protokoler wapres,” tegas Heri.
Namun kabar kedatangan JK ke lokasi proyek Banyuurip sudah santer dikalangan warga sekitar. Warga berharap JK tidak hanya mengunjungi lokasi proyek, melainkan membuka dialog langsung dengan mereka.
“Setidaknya kami bisa menyampaikan permasalahan-permasalahan yang ada di sini, apalagi paska kenaikan harga BBM,” sambung Yanto warga Gayam.(sam)