SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pengamanan sumur minyak tua Wonocolo di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ditingkatkan. Sebanyak 50 anggota TNI AD Brigif 16 Kediri disiagakan untuk melakukan penjagaan sumur minyak tinggalan Belanda tersebut.
Aparat keamaan berbaju doreng itu sedang mendampingi Pertamina EP Asset IV melakukan pendataan sumur minyak tua selama enam bulan mendatang. Pendataan itu untuk mengetahui sumur-sumur yang masuk dalam kontrak KUD dan diluar kontrak selama enam bulan mendatang.
Komandan Distrik Militer (Dandim) Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Arh Sjahrir Ridjadi, menyatakan, penempatan tersebut sudah berlangsung sekitar kurang lebih satu bulan untuk mendampingi Pertamina EP Asset IV selaku WKP Sumur Tua di Kecamatan Kedewan.Â
Dia manyampaikan, dari ratusan sumur di Sumur Tua banyak sekali pengembangan sumur baru yang tergolong ilegal karena tidak terdapat dalam kontrak dan dikerjakan oleh investor asing.
“Nanti didata yang benar-benar masuk kontrak, sementara lainnya akan ditertibkan tetapi masih menunggu arahan dari Pertamina EP ASsset IV,” tegas Sjahrir.
Sementara itu, Legal and Relations Pertamina EP Asset IV, Sigit Dwi belum memberikan konfirmasinya mengenai hal tersebut. (rien)