Di Blora Harga LPG 3 Kg Tembus Rp18 ribu

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Penderitaan masyarakat kecil, tampaknya, akan terus berlanjut. Setelah mereka dipusingkan dengan melambungnya harga sembako akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), kini harga gas LPG ukuran 3 kilo gram (Kg) juga mengalami kenaikan.

Di Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, harga elpiji 3 Kg di kalangan pengecer mencapai Rp. 18.000 per tabung sejak dua minggu terahir ini. Sebelumnya harga LPG ditingkat pengecer telah mencapai  Rp. 17.000 per tabung.

Kondisi ini menjadikan para pedagang kecil mengeluh. Karena mereka sulit menaikan harga dagangannya.

“Kalau dinaikkan takutnya pelanggan pada lari ,” kata Yoyok salah satu pedagang makanan dan minuman di Kecamatan Kedungtuban, di dampingi istrinya, Senin (1/12/2014).

Sementara itu, pangkalan penjualan LPG di wilayah Kedungtuban telah menjual LPG ukuran 3 Kg dengan harga Rp. 17.000 kepada pengecer (dijual grosir). “Kalau untuk pelanggan biasa (eceran), harganya Rp. 18.000,” kata Pramu (29), karyawan pangkalan LPG yang bertempat satu lokasi dengan SPBU Kedungtuban.

Baca Juga :   Dilanda Kekeringan Pendapatan Petani Anjlok

Dia mengungkapkan, kenaikan harga LPG tersebut berbarengan dengan kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu. “Kenaikannya bareng dengan kenaikan harga BBM,” katanya.

Ditanya mengenai harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 Kg, pihaknya mengaku tidak tahu. “Saya tidak tahu, Mas,” tegas Pramu.

Di Kecamatan Cepu, harga LPG 3 Kg pada sejumlah pengecer juga mengalami kenaikan. Jika sebelumnya harganya Rp 14 ribu per tabung, kini mencapai Rp 16 ribu per tabung.

Siswanto, pemilik pangkalan LPG di Kelurahan Cepu mengaku jika kenaikan harga LPG 3 Kg mengikuti harga dari agen yakni Rp 16 ribu per tabung.

“Kenaikan mengikuti harga dari agen pemasok,” sambung pria berusia 53 tahun ini.

Dia menuturkan, mayoritas pembeli dari pengecer yang dijual kembali. Dengan kenaikan harga tersebut, ditingkat pengecer harganya sudah mencapai Rp 18 ribu per tabung. Namun dirinya belum mengetahui standarisasi harga pasti dari dinas terkait pada LPG 3 Kg.

“Untuk harga ditingkat pangkalan LPG belum pernah ada himbauan tentang harga dari dinas terkait,” pungkas Siswanto.(ams)

Baca Juga :   Pantai Boom Akan Kembali Diuruk

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *