SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Meski tak bisa menyambut kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Jusuf Kalla di Lapangan Migas Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayam, Jum’at (5/12/2014) besok, namun banyak harapan yang disampirkan Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto dengan kedatangan orang nomor dua di tanah air tersebut.
Sampai saat ini Ketua DPW PAN Jatim itu sedang berada di Negara Brazil untuk memenuhi undangan. Suyoto berangkat pada 1 Desember dan tiba di Bandara Sao Paulo 2 Desember 2014 kemarin.
Salah satu harapan Suyoto adalah adanya dukungan dari pemerintah pusat untuk mewujudkan Bojonegoro sebagai lumbung energi dan pangan negeri. Alasannya, untuk lumbung energi, Bojonegoro memiliki sumber daya alam (SDA) berupa migas dengan cadangan cukup besar yakni Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu dan Gas Jambaran, serta lapangan migas lainnya.
Menurut Suyoto, dua puluh persen kebutuhan minyak Indonesia nantinya akan dipenuhi dari Bojonegoro jika Lapangan Banyuurip telah berproduksi puncak sebanyak 165 ribu barel per harii (bph) pada 2015 mendatang.
“Saya sudah sampaikan saat menghadap beliau (JK) di kantornya beberapa waktu lalu, bahwa Bojonegoro mendukung penuh eksplorasi migas untuk Indonesia dan kesejahteraan berkelanjutan Bojonegoro,” kata Suyoto melalui blackberry messenger (BBM) kepada suarabanyuurip.com, Kamis (4/12/2014) malam.
Sedangkan untuk bidang pangan, lanjut Suyoto, Bojonegoro sangat potensial menjadi lumbung pangan nasional. Karena selain memiliki lahan pertanian yang subur, sekarang ini pihaknya sedang gencar-gencarnya membangun waduk dan dam. Selain itu juga membuat pusat pembibitan, dan pelatihan pertanian dan peternakan.
“Saya berharap adanya sinergitas dengan pusat untuk wujudkan ini. Ini sangat perlu dikonekkan karena Bojonegoro dengan pusat memiliki visi yang sama yakni mewujudkan kedaulatan energi dan pangan,” kata dia, mengungkapkan.
Sebagaimana diketahui, wapres akan meninjau proyek konstruksi fasilitas produksi puncak Banyuurip yang sedang dikerjakan kontraktor ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), operator migas Blok Cepu. JK akan menggunakan jalur udara dengan helikopter yang direncanakan mendarat di Lapangan Sepak Bola Desa Gayam.(rien)