Wartawan Lokal Dilarang Liput Kunjungan Wapres

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Belasan wartawan yang hendak meliput kegiatan kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla usai dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di Desa/Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ngamuk karena dihalang-halangi oleh beberapa Polsuska PT KAI DAOP IV Semarang saat akan melakukan kegiatan peliputan di Stasiun Besar Bojonegoro setempat.

Ketika wartawan Suarabanyuurip menunjukkan ID Card resmi berstempel Korem 082 kepada petugas, justru ditarik ke luar saat mengikuti rombongan media nasional lainnya yang diperbolehkan masuk. Tidak segan-segan pula mereka yang berseragam biru tua mendorong, dan bersikap anarkis meskipun terhadap perempuan wartawan lainnya.

“Saya ditarik ke belakang, dan sempat pegangan baju teman laki-laki di depan saya, kalau tidak pasti jatuh dan diinjak-injak oleh lainnya,” kata Himmatul Ulya, dari Media Center Kominfo.

Tidak hanya itu, beberapa wartawan yang berhasil masuk ke stasiun dicari lalu di usir ke luar saat  Jusuf Kalla hendak bertolak ke Surabaya. Mereka mencari-cari wartawan dari Bojonegoro, dan meminta untuk meninggalkan tempat.

Baca Juga :   Empat Kesepakatan Awali Keberlanjutan Proyek PBT

“Padahal saya ikut rombongan, dicari-cari sama petugas sambil bilang yang dari Bojonegoro diharap ke luar, ya nurut saja,” kata salah satu staf Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Bayu, kepada rekan-rekan media.

Karena kecewa, semua wartawan dengan kompak melempar ID Card di depan petugas Polsuska yang masih berjaga di depan pintu stasiun, dan berteriak adanya ketidakadilan. “Jusuf Kalla Tidak Sederhana, Bohong! Wartawan lokal juga orang Indonesia, pilih kasih, tidak adil,” teriak Nella Rahma dari SuaraBojonegoro lantang.

Sementara itu, Humas PT KAI DAOP IV Semarang, Suprapto menyampaikan permohonan maaf kepada semua wartawan yang merasa dikecewakan. Dia berkilah, petugas Polsuska melakukan hal tersebut karena perintah.

“Kami mohon pengertiannya,” kata Suprapto tetapi ditolak keras oleh semua wartawan. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *