CPA Mudi Simpan Minyak Mentah 65 ribu Bph

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban –Central Processing Area (CPA) Mudi di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang dikelola Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) sampai akhir tahun ini mempunyai kapasitas penyimpanan minyak mentah (crude oil) sekira 65 ribu Barel perhari (Bph). 

Pengawas Produksi di CPA Mudi, Kapri Achmadi, mengatakan selama ini CPA Mudi menyimpan minyak mentah tidak hanya dari sumur Mudi dan sumur Sukowati, Blok Tuban, yang dioperatori JOB PPEJ.

“Banyak yang tidak tahu kalau CPA ini tidak hanya menyimpan minyak mentah dari sumur Sukowati dan sumur Mudi,” kata pria asal Kabupaten Bojonegoro ini ketika mengantar  wartawan meninjau CPA Mudi di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

Dia mengatakan, CPA Mudi hanya menampung minyak mentah dari Blok Tuban sekitar 22.500 Bph. Sisanya merupakan minyak mentah dari Menggung, yang dikelola Pertamina Eksplorasi dan Produksi (Pertamina EP), juga dari Lapangan Banyuurip yang dikelola ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Baca Juga :   Tanpa Exxon, PEPC Optimis Bisa Kelola JTB

“Jadi penyimpanan minyak  mentah di Mudi ini sangat penting, tidak hanya dari lapangan Mudi dan Sukowati. Tetapi juga dari lapangan-lapangan lain yang mengalirkan minyak mentah di sini,” kata Kapri.

Di CPA Mudi ini, minyak mentah melalui beberapa proses penyulingan. Sebelum dialirkan ke Kapal Alir Muat dan Terapung/Floating Storage Offloading (FSO) Cinta Natomas yang tertambat di laut utara, sekitar 23 Mil dari Pantai Kecamatan Palang, Tuban.

“Ada 3 shif di CPA Mudi ini, masing-masing satu shift ada 9 operator CPA dan 3 dibagian yang lain,” tandasnya.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *