SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro-Â Puncak pengurangan tenaga kerja (Naker) di proyek rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (engineering, procurement and constructions/EPC)-1 Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, yang berpusat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diperkirakan akan terjadi pada akhir Januari tahun 2015.Â
“Perkiraan mungkin akhir januari 2015,” kata Community Affairs PT.Tripatra Engineers and Constructors, Budi Karyawan kepada suarabanyuurip.com, Senin (15/12/2014).
Budi menjelaskan, untuk saat ini pengurangan naker di sejumlah subkontraktor yang terlibat di pengerjaan EPC-1 Banyuurip sudah terjadi. Dari jumlah naker yang sebelumnya mencapai 11.000 orang, kini tinggal 9.000 orang.
“Sekarang kembali lagi jadi sembilan ribu,” tutur pria asli Malang, Jawa Timur.
Budi menerangkan, jumlah tenaga kerja di EPC-1 cenderung fluktuatif. Menyesuaikan kebutuhan pekerjaan proyek. Bahkan, saat ini pihaknya juga berencana melakukan perekrutan lagi.Hanya saja, kontrak yang diberikan relatif singkat.
“Ada yang kerja cuma satu sampai dua bulan saja, habis itu selesai,” ujar Budi.
Budi menambahkan, saat ini terdapat sekira 60 sub kontraktor di proyek EPC-1. Sedangkan capaian progres keseluruhan sekitar 92 sampai 93 persen. Bulan Pebruari tahun 2015 diperkirakan pengerjaan konstruksi di EPC-1 akan rampung. Termasuk proses komisioning atau masa uji coba peralatan.(roz)