SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Anggaran untuk penanganan bencana daerah di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, disiapkan sebesar Rp2,6 milyar untuk tahun 2015 mendatang.
Dana ini diambilkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tuban. Kemungkinan masih akan mendapatkan penambahan dari dana non APBD apabila diperlukan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiyono, mengatakan kalau dana non APBD tersebut berasal dari pengajuan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta dana lain yang bersifat dadakan.
“Apabila kurang dalam pelaksanaan tersebut bisa diusulkan di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), serta dapat diambilkan dari dana lain non APBD yang sifatnya tidak terduga,†kata Joko Ludiyono,  Kamis (18/12/2014).
Anggaran ini akan dipergunakan untuk penanganan bencana tahun 2015 mendatang. Mulai dari sebelum terjadinya bencana, ketika terjadi bencana, sampai pada penanganan beberapa permasalahan setelah bencana tersebut melanda.
Penanganan sebelum terjadinya bencana diantaranya adalah melakukan pemetaan, upaya antisipasi bencana, sampai dengan prediksi keberadaan bencana di Tuban. Kegiatan ketika bencana adalah memberikan pertolongan dan melakukan evakuasi serta tindakan lain yang diperlukan.
“Kemudian untuk Pasca bencana adalah melakukan penanganan dampak bencana. Contohnya dengan melakukan kordinasi dengan Dinas Kesehatan apabila ada yang sakit serta melakukan kordinasi dengan Dinas Pengerjaan Umum apabila ada infrastruktur yang rusak,†jelas Joko.
Dia berharap warga yang bermukim di wilayah rawan bencana waspada sejak dini. Terutama wilayah yang berada di bantaran sungai Bengawan Solo.(edp)