SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Petani sekitar lokasi proyek pengembangan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) mulai turun ladang pertanian untuk bersih bersih guna mempersiapkan musim tanam. Pembersihan lahan pertanian di wilayah hutan BKPH Clangap, KPH Bojonegoro, Jawa Timur, ini dilakukan setelah hujan turun sejak pertengahan bulan September tahun ini.
“Meski belum merata sejak empat hari ini hujan sudah turun, jadi para petani mulai aktivitas bersihkan lahan pertanian sebagai persiapan penanaman,” kata petani Dusun Besaran, Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Latin, kepada Suarabanyuurip.com usai bersihkan lahannya, Selasa (22/9/2020).
Warga ring satu lapangan gas JTB ini menjelaskan, dua lokasi lahan pertanian yang dimiliki semuanya berada di wilayah hutan. Satu lokasi masuk wilayah hutan RPH Sendanggerong, satunya lagi masuk hutan wilayah RPH Sawitrejo, BKPH Clangap, KPH Bojonegoro.
Kedua lahan garapannya nanti masing-masing akan ditanami padi rancah. Sedangkan hasil panen yang diperoleh cukup lumayan. Jika tumbuh baik, dan tidak banyak serangan hama satu tempat lahan garapan bisa mencapai lebih dari 11 sak isi 50 kg.
“Tahun lalu hasilnya kurang memuaskan karena ada serangan hama potong leher. Untuk luas garapan berapa saya lupa, kalau ditanami benih jagung masing-masing garapan habis 10 kilogram (Kg). Tapi kalau ditanami benih padi habis 10 kg lebih,” ujarnya.
Senada diungkapkan petani Dusun Sendanggerong, Desa Ngadiluwih, Sapari. Ia mengaku, meski hujan sudah turun dan lahan telah dibersihkan tidak akan langsung ditanami. Menunggu hujan terus berlanjut agar nantinya pertumbuhan tanaman tidak terganggu.
“Jika hujannya terus saya akan mulai tanam padi rancah dipertengahan bulan Oktober,” tutur Sapari.
Ditambahkan, rata-rata petani sekitar proyek GPF JTB menggarap lahan hutan. Karena lahan pertanian yang dimiliki sendiri tidak seberapa luas. Bahkan ada juga yang tidak memiliki sama sekali.
“Mudah-mudahan tahun ini tidak ada serangan hama seperti tahun lalu. Sehingga hasil panen yang diperoleh petani memuaskan,” pungkasnya.(sam)