SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Satu keluarga tewas dalam kecelakaan maut di Jalur Pantura Km 20, tepatnya di titik Temangkar Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (19/12/2014) pagi tadi.
Korban adalah Zainul Khafit, (26), bersama istrinya Muhtiaroh, (24), dan juga anak mereka yang masih kecil, Ainan Mansur, yang baru berusia, (3). Kesemuanya adalah warga Desa Jurang Jero, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Tewasnya keluarga kecil ini ketika sang suami melakukan perjalanan menuju Surabaya dengan menggunakan truk dengan nomor polisi (Nopol) H 1316 LG yang memuat biji plastik. Korban membawa serta istri dan anaknya untuk mengantar biji plastik dari perusahaan tempatnya bekerja.
Tapi naas, ketika berada di Temangkar, Widang, Tuban, Â dari arah berlawanan muncul truk dengan Nopol BE 9277 CP, dikemudikan Amri Riskiansyah, (25), warga Kelurahan Pangajaran, Bandar Lampung, yang memuat pakan ternak dari arah Surabaya.
“Di duga truk yang memuat pakan ternak ini mengantuk sehingga masuk ke jalur kiri dan menabrak bagian lambung truk yang dikemudikan korban,†kata Kanit Laka Lantas Polres Tuban, Ipda Nungki, menjelaskan kronologis kecelakaan usai melakukan evakuasi.
akibat hantaman itu, truk yang disopiri korban terbalik dan masuk ke dalam area tambak ikan yang ada di sisi kiri jalan Pantura. Butuh waktu empat jam bagi petugas kepolisian dibantu warga melakukan evakuasi korban beserta kendaraannya. Karena truk yang membawa pakan ternak ini juga menimpa truk milik korban.
Awalnya banyak yang mengira kalau korban yang terjebak di dalam truk dan yang tenggelam adalah sopir dan kernetnya. Petugas dan masyarakat terkejut, karena korban lain adalah perempuan dan balita yang menurut informasi adalah istri dan anaknya.
“Jenazah kita bawah di RSUD Dr R Koesma Tuban sambil kita memberikan kabar kepada pihak keluarga, sementara satu orang yaitu pengemudi truck pakan ternak mengalami luka berat,†pungkas Nungki.(edp)