SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Meski belum jelas kapan operator proyek unitisasi ladang Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), mulai beraktifitas, namun warga sekitar telah menyambutnya antusias keberadaan proyek tersebut. Padahal saat ini proyek tersebut masih dalam proses pembebasan lahan.
Seorang warga Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa-Timur, Juari, mengatakan, meski proyek J-TB belum dikerjakan, namun setidaknya bakal membuka peluang kerja bagi warga sekitar. Diharapkan proyek ini nantinya dapat mengurangi pengangguran.
“Saya menyabutnya dengan antusias meski belum jelas kapan akan dikerjakannya. Sebab, kedepan dipastikan dapat membuka peluang kerja bagi warga. Tentunya, sesuai dengan keahlihannya masing-masing,” kata Juari kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (19/12/2014).
“Semoga, dengan dikerjakannya proyek J-TB nanti selain mampu merekrut naker lokal secara banyak juga dapat meningkatkan baik perkembangan pembangunan desa, dan perekonomian warga sekitar,” sambung Prapto warga Kalisumber lain.
Sekadar diketahui sumur gas Jambaran terletak di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, dan Sumur TBR terletak di wilayah Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa-Timur. Kedua sumur tersebut diunitisasi menjadi satu dalam proyek J-TB.(sam)