Tanggul Jambon Jebol Penyebab Banjir

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Tanggul Avoor Jambon di Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Jawa Timur tampaknya menjadi biang kerok terendamnya area persawahan, dan permukiman warga di sekitarnya.

Pantauan di lapangan, air kiriman dari hulu sungai langsung mengalir deras tanpa ada penghalang. Mengaliri sawah-sawah yang ada di sisi barat, serta membanjiri pemukiman warga di desa yang ada di sisi barat.

Kawasan yang terendam meliputi Desa Tahulu, Desa Kapu, dan juga Desa Mandirejo, yang masuk di Kecamatan Merakurak. Meski tanggul ini berada di Desa Sumurgung tetapi sangat dekat dengan desa-desa lain yang ada di Kecamatan Merakurak.

“Air dari tanggul yang jebol ini mengarah ke Desa Tahulu, Desa Kapu, dan juga Desa Mandirejo di Kecamatan Merakurak,” kata Kepala Desa Sumurgung, Mujamiin, ketika berada di lokasi banjir, Sabtu (20/12/2014).

Mujamiin mengatakan, kalau bantaran yang jebol adalah pengerjaan perbaikan pada tahun 2013 lalu. Pihaknya sudah melaporkan kejadian ini kepada dinas terkait dan berencana akan melakukan perbaikan besok Minggu secara bersama-sama.

Baca Juga :   Ahli Waris Lahan RPH Banjarsari Minta Pemkab Bojonegoro Beli atau Bongkar Bangunan

“Kita sudah melaporkan kejadian ini dan melapor ke Dinas PU, tetapi sebelum rencana perbaikan besok ternyata banjir sudah mendahului,” kata Mujamiin.

Dia mengatakan, tanggul ini akan selalu rawan jebol. Karena di wilayah hilir banyak terjadi penyempitan sungai dan menyumbat laju air.

“Kalau kita harapannya ya untuk penyempitan-penyimpatan sungai setelah tanggul ini diperlebar, supaya tidak menyumbat jalannya air,” kata Mujamiin.

Sementara itu dia mengatakan kalau tanggul baru, yang ada di sisi bagian yang rusak dibuat pada 2014 tahun ini. Serta belum diserah terimakan ke Pemkab Tuban. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *