Petani Blok Cepu Kesulitan Pupuk

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko / Bambang Kristanto

Bojonegoro – Petani sekitar Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku kesulitan mendapat pupuk bersubsidi pada musim tanam tahun ini. Stok pupuk yang tersedia di kios-kios resmi saat ini sangat terbatas sehingga tak mampu memenuhi kebutuhan tanam para petani.

“Sejak pertenggahan bulan Nopember 2014 lalu petani sudah kesulitan mendapatkan pupuk. Padahal, sangat dibutuhkan karena tanaman seperti padi rancah, kacang tanah, jagung dan lain sebagainya sudah saatnya mendapatkan pemupukan,” kata salah satu petani asal Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Karji kepada suarabanyuurip.com, Minggu (21/12/2014).

Ia mengungkapkan, untuk memperoleh pupuk bersubsidi sesuai kebutuhan petani harus memesan ke kios resmi maupun toko pertanian terlebih dulu. Biasanya, pupuk baru didapat petani sekira satu sampai dua hari setelah kios mendatangkan stok pupuk.

“Jika tidak ada stok ya terpaksa kami harus gigit jari, Pak,” kata pria yang berdomisili di Dusun Puduk tersebut.

Ditambahkan, akibat sulitnya memenuhi kebutuhan pertanian berupa pupuk dikawatirkan akan membuat hasil panen merosot. Karena pertumbuhan tanaman tidak bisa maksimal.

Baca Juga :   Aparat Gabungan Razia Narkoba di LP Bojonegoro

“Saya kwatir tanaman padi saya tidak subur seperti tahun lalu, sehingga membuat hasil panen yang tak dapat menurun. Karena itu, saya minta Pemkab Bojonegoro segera bertindak agar penderitaan petani tidak semakin parah,” imbuhnya.

Ketua Kelompok Tani Desa Gayam, Nasir, menyatakan, sulitnya petani memperoleh pupuk pada musim tanam kali ini dikarenakan terbatasnya stok pupuk di tingkat kelompok tani sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pupuk yang diminta petani.

“Untuk berapa jumlah pasti alokasinya saya lupa. Besok datanya saya carikan, Pak,” janji Nasir. (sam/kris)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *