Paparkan UKL-UPL Pad C-1 Sukowati

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Operator Lapangan Sukowati, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), memberikan paparan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) untuk pengembangan Lapangan Migas terbatas Sukowati Pad C1, di ruangan Batik Madrim, kantor Pemkab Bojonegoro, Senin (22/12/2014).

Paparan tersebut dijelaskan oleh konsultan yang ditunjuk oleh JOB P-PEJ dari PT AIMTOP Bandung, dan dihadiri oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), diantaranya, BLH, Dinas ESDM, Dinkominfo, Bakesbangpolinmas, Bappeda, Bagian Pemerintahan, Dishub, dan Muspika Kecamatan Trucuk.

Salah satu perwakilan dari konsultan, Kuswanto, menyampaikan, pada pengembangan lapangan migas terbatas Sukowati Pad C1 rencananya akan dilakukan di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk.

Dia menyampaikan, sesuai kriteria AMDAL pada PerMen LH No 05 Tahun 2012 untuk eksploitasi migas dan pengembangan produksi minyak lebih dari 5.000 BOPD, dan gas lebih dari 30 MMSCFD. Sementara dalam perencanaan Pad C1 tersebut akan dikembangkan 10 sumur dengan produksi minyak sebesar 4900 BOPD dan gas sebesar 6 MMSCFD.

Baca Juga :   Pembebasan Lahan TKD J-TB Masih Proses

Kuswanto menyatakan, lokasi pengembangan Pad C1 berjarak 4 Km dengan pusat kota, dengan batas wilayah utara dan selatan adalah areal persawahan, timur berbatasan dengan areal persawahan, dan barat dengan jalan lingkungan dan pemukiman penduduk.

Pada skala rencana kegiatan, kegiatan lapangan migas terbatas Sukowati Pad C1 itu akan menggunakan lahan seluas 47.500 M2. Kedalaman sumur 10.000 MD menggunakan jenis pengeboran vertikal.

“Perkiraan umur produksi mencapai 7-8 tahun,” tandasnya.

Sementara itu, Asisten II Sekab Bojonegoro, Setyo Yuliono, menyampaikan, pemaparan UKL-UPL ini perlu adanya masukan dari masing-masing SKPD. Tujuannya  untuk merevisi apabila ada kekurangan dari dokumen tersebut.

“Karena secara teknis, Pemkab lebih mengetahui bagaimana kondisi yang ada di Bojonegoro,” tandasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *