EMCL Bantu Fogging 16 Desa

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Operator Ladang Migas, Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) sejak bulan Januari 2014 telah melakukan pengasapan (fogging), dan abatisasi  sebanyak 17 kali di 16 desa wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur. 

Dalam press releasenya yang dikirim ke Suarabanuurip.com, Jumat (26/12/2014), Field Public and Government Affairs EMCL, Rexy Mawardijaya, melalui stafnya Edi Arto menyatakan, dalam melakukan pengasapan tetap berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro.

“Dalam implementasinya kita terus berkoordinasi dengan Dinkes Bojonegoro,” ujar Edi Arto saat mengikuti pengasapan di Desa Nganti, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro, Jumat (26/12/2014). 

Menurut dia, pengasapan ini dilakukan untuk membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran kasus demam berdarah, dan chikungunya yang terjadi di wilayah Bojonegoro.

“Setiap tahun sejak 2007 atas arahan Dinas Kesehatan kami melaksanakan fogging seperti ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian P2PL Dinas Kesehatan Bojonegoro, Dr. Hernowo, mengatakan bahwa kasus demam berdarah dan chikungunya tahun 2014 trendnya menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

Baca Juga :   Polres Blora Dalami Manipulasi Data K-2

“Faktornya banyak, salah satunya adalah kesadaran masyarakat tentang pemberantasan sarang nyamuk mulai membaik,” ujarnya. 

Selain itu, menurut dokter yang pernah menjabat Kepala Puskesmas Kalitidu ini, faktor perubahan pola iklim, dan siklus lima tahunan bisa menjadi penyebab turunnya kasus demam berdarah, dan chikungunya di Bojonegoro.

Hernowo mengatakan, pengasapan dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran nyamuk dewasa. Sedangkan abatisasi bertujuan untuk memberantas jentik-jentik nyamuk. 

“Fogging dan abatisasi yang dilakukan oleh EMCL ini sangat diperlukan dalam pengedalian kasus demam berdarah dan chikungunya,” tegasnya. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *