Harga Sembako Melejit, Pedagang Mamin Banyuurip Menjerit

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Sejumlah pedagang makanan dan minuman (mamin) di sekitar proyek Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu, di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dalam tiga hari terakhir ini mengeluhkan naiknya harga sejumlah komoditi sembako.

“Tiga hari ini harga sayuran dan telur naik,” kata Sumi, salah satu pedagang di Desa Gayam, Sabtu (27/12/2014).

Dia mengungkapkan, harga telur ayam bahkan ada yang dikisaran Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. Menurutnya kenaikan harga cukup variatif, namun pada umumnya tetap mengalami kelonjakan harga. Sedangkan untuk sayuran naik sekitar Rp.2000.

Sumi menyatakan kenaikan harga kabarnya karena menjelang tahun tahun baru dan adanya perayaan hari natal.
“Semakin susah, apalagi pas lagi sepi,” keluhnya.

Pedagang lain, Marfi’ah juga mengeluhkan hal yang sama. Dia. Mengeluhkan harga cabai rawit yang kembali melejit di kisaran Rp90 ribu hingga di atas harga Rp100 ribu per kilogramnya. Untuk menyiasatinya, Marfiah mengaku mengurangi kebutuhan cabai untuk masakannya.

Baca Juga :   Kasus Dugaan Pidana Perbankan, Mantan Pimca Bank Jateng Terima Uang Rp 14,1 M

“Biasanya satu kantong plastik saya sediakan untuk makanan goreng-gorengan, sekarang saya batasi,”imbuhnya.

Terlebih, lanjut dia, belakangan dagangannya sepi. Para pekerja proyek dirasakan mulai berkurang.(roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *