SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Jembatan menuju lokasi sumur migas Alas Tua Barat (ATW) di Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sudah mulai dibuka untuk umum. Namun baru kendaraan roda dua yang diperbolehkan melintas.
Informasi yang diperoleh suarabanyuurip.com menyebutkan, pembangunan jembatan itu dimulai sejak Juli 2014. Selain sebagai penghubung antara Desa Ngasem ke Desa Sedangharjo juga sebagai poros Kecamatan Ngasem menuju wilayah Kecamatan Dander. Pembangunan jembatan itu dilaksanakan PT Depayana Barokah Indah.
Penanggung jawab pengerjaan di lapangan, Santoso, mengatakan, jembatan sepajang 53 x 7 meter, dengan 5 tiang penyangga dan konstruksi beton itu telah memasuki masa perawatan.
“Sudah 95 persen, 5 persennya perawatan. Tinggal melakukan pengecatan pagar jembatan saja,” kata Santoso saat ditemui di lokasi pembangunan jembatan, Minggu (28/12/2014).
Dijelaskan, dari 5 tiang penyangga tersebut masing-masing ketinggiannya tidak sama. Untuk tiga tiang di bagian tengah total setingi sekitar 18 meter, dan untuk dibagian ujung timur dan barat setinggi 7 meter.
“Insya Allah besuk sudah selesai,” jelas pria asal Dusun Ringinanom, Desa Trenggulunan Kecamatan Ngasem tersebut.
Untuk perawatan nantinya direncanakan bakal dilakukan selama kurang lebih tiga bulan. Lain itu, bagi pengguna jalan yang diperboleh melewati baru pengendara sepeda motor. Sedangkan roda empat belum diperbolehkan.
“Alhamdulillah bentar lagi jembatannya selesai dibangun. Semoga, selan bisa memperlancar arus lalu-lintas juga mampu memperlancar perekonomian warga sekitar,” sambung Lasiman warga ring satu ATW. (sam)