Pemkab Fasilitasi Pemdes Kalisumber dengan Pokmas

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memfasilitasi permasalahan antara Pemerintah Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, dengan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Rukun Desa di Ruang Bati Madrim, Senin (29/12/2014). Pertemuan itu sebagai tindaklanjut atas keluhan Pemdes Kalisumber yang merasa ditilap atas keberadaan road tank di sumur minyak Tiung Biru (TBR).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Asisten II Sekkab Bojonegoro, Setyo Yuliono, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Agus Supriyanto, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH), Tedjo Sukmono, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Iskandar. Serta perwakilan Pertamina EP Asset IV, Muspika Tambakrejo, dan Purwosari, dan SKPD terkait.

“Keberadaan roadtank tidak jelas karena tidak ada komunikasi sama sekali dengan desa, ” kata Kepala Desa Kalisumber, Lasriani Kumihayun menyampaikan keluhannya di forum.

Lasriani mengaku, merasa tidak pernah diajak komunikasi baik itu jumlah tangki yang dikelola Pokmas yang mengangkut minyak mentah dari Sumur Tiung Biru, jalur, maupun adminstrasi lainnya selama satu tahun menjabat.

Baca Juga :   Warga Khawatirkan Penutupan Sumur Sumber

“Saya seperti tidak dianggap,” tandasnya.

Menanggapi tudingan itu, perwakilan Pokmas Rukun Desa Kalisumber, Dian Guruh, menjelaskan, jika awal terbentuknya pokmas ini pada era pemerintah desa yang lama, yakni saat kepala desa masih dijabat oleh Yantoro.

“Memang seharusnya pemdes yang lama berkomunikasi dengan pemdes baru terkait Pokmas agar tidak terjadi kerancuan seperti ini,” timpal Dian.

Dian menyebutkan, kelompok masyarakat ini terbentuk atas persetujuan desa. Sementara pendirian kelompok masyarakat oleh organisasi masyarakat berdasarkan akta notaris yang sah.

“Sebenarnya kita ini menunggu undangan dari pemdes yang baru, agar tahu kejelasan tentang pokmas ini. Tapi selama ini tidak ada undangan sama sekali,” kata dia, mengungkapkan.

Dian merasa selama ini tidak ada permasalahan apapun mengenai roadtank yang bekerjasama dengan Pertamina EP Asset IV karena keberadaan Pokmas telah mengakomodir konten lokal dari tiga desa sekitar TBR.

“Seandainya Bu Kades membuka komunikasi dengan baik, kami akan sangat senang sekali. Kaget juga, kok tiba-tiba jadi seperti ini,” pungkasnya.(rien)

Baca Juga :   Produksi Blok Cepu Turun Lebih Cepat, Menteri ESDM Minta EMCL Cari Solusi

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *