Titik Semburan Gas Mulai Berkurang

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK) memastikan jumlah titik semburan liar berupa air dan gas di sekitar sumur NGBU-4 di Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tegah, mulai berkurang.

Berkurangnya tirik semburan itu diketahui setelah PEPC ADK melakukan pemantauan hingga hari ke lima sejak semburan itu mulai muncul pada (25/12/2014) lalu, hingga (30/12/2014) kemarin.

“Total titik semburan telah berkurang dari 41 titik menjadi 31 titik,” kata Humas PEPC ADK, Gayatri Handari Kusumawardani kepada www.suarabanyuurip.com, Rabu (31/12/2014).

Dua titik semburan dengan ketinggian kurang lebih 10 meter dan sisa yang lebih kecil dengan ketinggian 10 cm – 1 meter terus mengecil. “Sebagian merupakan gelembung kecil (bubbling) atau bahkan tidak muncul di permukaan atau hilang,” katanya.

Semburan liar tersebut, lanjut Gayatri, berupa gas bercampur air dan bukan semburan lumpur. Di mana komposisi gas tidak ada kandungan gas berbahaya seperi CO dan H2S.

Meski demikian, pihaknya tetap menyiagakan tenaga medis untuk mengantisipasi segala kemungkinan. “Sudah ada tenaga medis dan ambulan yang standbay dan safety line sudah di perjauh jaraknya dari titik semburan,” ujar Gayatri.

Baca Juga :   Kumulatif Lifting Blok Cepu Hingga 27 Desember 2019 Capai 519 Kali

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *