SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Setelah harga BBM bersubsidi kembali diturunkan oleh pemerinah, kini warga beramai-ramai kembali ke Premium setelah sebelumnya menggunakan Pertamak, Kamis (1/1/2015).
“Meningkatnya kembali Premium ini sudah kami prediksikan kemarin saat mendapat kabar dari Pertamina,” kata Wakil Manager SPBU di Jalan Veteran, Kabupate Bojonegoro, Jawa Timur, Mochamad Ikwan.
Dia mengungkapkan, semula para pengendara lebih memilih BBM jenis Pertamax khususnya kendaraan roda dua, karena harganya hanya selisih Rp3.000 dengan Premium. Saat itu harga Pertamax Rp8.500 per liter.
“Pertamax harganya masih sama dengan kemarin yakni Rp11.600 per liter,” imbuhnya.
Pihaknya menjamin kestabilan stok BBM baik Premium maupun Solar meskipun permintaan masyarakat meningkat. Namun, untuk Pertamax akan mengalami penurunan permintaan, dan pengiriman akan berjalan seperti semula.
“Kembali lagi, sekarang kami hanya minta satu kali pengiriman selama satu bulan,” lanjutnya.
Sementara itu, Puguh, warga Jalan Pemuda-Bojonegoro mengaku, senang dengan kebijakan pemerintah yang menurunkan harga BBM. Kebijakan itu bisa mengurangi beban operasional setiap hari, khususnya bagi warga yang menggunakam sepeda motor dalam beraktivitas.
“Baktu harga BBM naik gaji saya tetap. Jadi operasional setiap harinya tidak seimbang dengan pemasukan,” ujar pria yang bekerja sebagai sales rokok ini. (rien)