Masih Gunakan Prosedur Unas Lama

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan- Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tetap akan menggunakan prosedur ujian nasional (Unas) seperti tahun sebelumnya pada penyelenggaraan unas tahun 2015 ini. Karena sampai saat ini, meski semakin kuat wacana pemerintah pusat menggantinya dengan Evaluasi Nasional (Enas), namun belum ada prosedur baru untuk itu.

Bidang Pendidikan Menengah Umum dan Kejuruan (Dikmenumjur) Dinas Pendidikan Lamongan sekarang ini sudah merampungkan daftar nominative sementar peserta UN tahun 2015. Sesuai data yang masuk, jumlah peserta Unas untuk peserta SMP, SMA dan SMK negeri dan swasta tahun pelajaran 2014/2015 secara keseluruhan mengalami kenaikan. Di tahun pelajaran 2013/2014, jumlah pesertanya mencapai 23.220 siswa, dan di tahun ini menjadi 23.948 siswa.

“Data peserta ini sudah kami rampungkan sejak 31 Desember lalu. Namun ini adalah data peserta Unas selain lembaga pendidikan di bawah Kemenag,” kata Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Bambang Kustiono kepada suarabanyuurip.com, Jumat (2/1/2015).

Secara rinci dia menyebutkan, di tahun pelajaran 2013/2014, peserta Unas SMP tercatat sebanyak 11.643 siswa, SMA ada 5.779 siswa dan dari SMK sebanyak 5.798 siswa. Selanjutnya untuk rincian peserta tahun 2014/2015 ini, dari SMP tercatat 12.257 siswa, SMA 5.724 siswa, SMK sebanyak 5.967 siswa.

Baca Juga :   Pemdes Sambiroto Sambut Pembangunan SMK Migas

Secara total, kata dia, jumlah peserta Unas mengalami kenaikan. Namun untuk jenjang SMP dan SMA justru mengalami penurunan peserta.

“Kenaikan signifikan justru pada lembaga pendidikan SMK, yakni dari 5.798 siswa menjadi 5.967 siswa,” pungkas Bambang.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *