SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menilai normalisasi kali di Dusun Kaliglonggong, Desa Gayam harus dilakukan secara permanen.
“Solusinya memang harus dilakukan dengan permanen,” kata Ketua BPD, Gayam, Warsito kepada Suarabanyuurip.com Jum’at (2/2/2015).
Dia mengungkapkan, akibat jebolnya embung di proyek rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC) 5 berdampak pada kondisi petani disekitar lokasi cukup memprihatinkan. Jika tidak segera dilakukan perbaikan secara permanen, setiap hujan turun maka dapat terancam jebol lagi.
“Bisa tergerus air lagi kalau hujan turun,” ucap Warsito.
Sebelumnya, sehubungan dengan kejadian jebolnya embung di EPC-5, telah disepakati dua tuntutan. Pertama, warga mendapat kompensasi berupa ganti rugi. Kedua, normalisasi secara permanen.
Kepala Desa Gayam, Winto, menuturkan untuk tuntutan pertama, saat ini sedang tahap negoisasi dengan pemilik lahan. Sedangkan untuk normalisasi permanen belum ada kepastian dari ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL).Bahkan, Kades mengaku akan memboikot dengan cara tidak mengikuti semua kegiatan EMCL.(roz)