Bojonegoro Pasang Target DBH Migas Rp950 miliar

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku memasang target Dana Bagi Hasil (DBH) Migas pada tahun 2015 hanya sejumlah Rp 950 miliar. Angka ini meningkat dari penerimaan DBH Migas pada tahun 2014 sejumlah Rp636 miliar.

“Kami hanya berani memasang sebesar Rp 950 miliar saja dari angka DBH Migas di dalam APBN yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 2,6 triliun,” kata Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Bojonegoro, Herry Sudjarwo, Sabtu (3/1/2014).

Dia menyampaikan, target DBH migas tersebut diproyeksikan hanya dengan melakukan perhitungan pada saat puncak produksi di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, selama 90 hari bukan 360 hari.

“Itupun dengan harga minyak dunia sebesar 55 US Dolar, ” lanjut Herry.

Karena itu, Herry menilai, patokan DBH Migas yang diberikan pemerintah pusat untuk Bojonegoro sejumlah Rp 2,6 triliun merupakan perhitungan yang ngawur. Apalagi, dari DBH Migas tahun 2014 sejumlah Rp 636 miliar belum seluruhnya terealisasi karena penerimaan triwulan IV sejumlah Rp103 miliar belum diterima Bojonegoro.

Baca Juga :   Pemdes Katur Kecewa Tak Dilibatkan Sosialisasi Proyek J-TB

“Tahun 2012 saja masih nyantol sekitar Rp 163 miliar,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *