SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Semburan liar berupa gas bercampur air di sekitar sumur NGBU-04 yang dikelola Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu Alas Dara Kemuning (ADK) di Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, di tengarai karena human error (kesalahan manusia) pada pengoperasian alat. Pasalnya, semburan gas tersebut berada dibekas lintas siesmik dan tidak jauh dari lokasi kegiatan re-entry yang sedang dilakukan PEP ADK.
Imam Purnomo, tokoh masyarakat Desa Nglobo yang berpengalaman di bidang drilling mengungkapkan, tekanan besar yang dilakukan pada proses pengeboran menyebabkan gas yang ada di dalam sumur mencari celah untuk keluar.
“Dan bisa jadi gas tersebut mencari struktur tanah yang lemah untuk keluar dan bekas seismik. Salah satunya dilokasi persawahan yang masuk dalam line seismik,” kata dia, menjelaskan.Â
Imam menduga telah terjadi human eror pada pengerjaan proyek re entry yang sedang dilakukan PEPC ADK di sumur NGBU-04. “Saat pengoperasiaan alat, operator mungkin tidak memperhatikan preasuregit yang terpasang. Sehingga ketika ada tekanan besar, operator tidak tahu,” ujarnya.
Imam Bonding, sapaan akrab Imam Purnomo, juga menduga, jika alat bor yang digunakan mengalami tumpul pada mata bornya, sehingga tutup atau pembatas antar porporasi tidak bisa terbuka dan hanya mengalami tekanan saja.
“Dari tekanan tinggi bor itu, gas yang berada di rongga antara porporasi mencari celah untuk keluar, dan jebolnya semburan liar tersebut ada pada line seismik,” ujarnya, mengungkapkan.
Seharusnya, lanjut Imam Bonding, pada operasi tersebut membuat flare untuk mengantisipasi semburan gas akibat tekanan yang tinggi.
Sementara itu, Public government Affair PT Pertamina EP Cepu, Pandu Subianto yang ditugaskan di wilayah PEPC ADK, mengaku belum mengetahui penyebab semburan secara pasti.
“Saat ini masih dalam kajian,” kata mantan Humas ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), operator migas Blok Cepu itu.Â
Disinggung mengenai human eror, Pandu juga masih enggan berkomentar. “Kita tunggu hasilnya setelah selesai semua,” sarannya.(edp)