Pengangkutan Minyak TBR Dibatasi

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Aset IV Field Cepu sementara ini baru memberikan jatah pengangkutan minyak mentah Tiung Biru (TBR) kepada 13 truk tanki baru sebanyak dua ritase. Belasan truk itu mengangkut minyak dari TBR di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur menuju Menggung, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa-Tengah sejak Senin (5/1/2015) kemarin. 

Salah satu driver tanki baru, Yantoro, mengatakan, sementara masih ada perbedaan dalam pengangkutan minyak TBR ke Cepu dengan armada yang yang sudah beroperasi awal. 

“Untuk armada tanki penambahan baru diberikan jatah dua ritase. Sedangkan, untuk armada tanki yang lama tiga ritase,” kata Yantoro kepada suarabanyuurip.com, Selasa (6/1/2015).

Dia menjelaskan, belum samanya jumlah ritase yang diberlakukan ini dimungkinkan karena masih ke 13 truk tanki itu baru pertama kali beroperasi. Rencananya 13 truk tangki berkapasitas 5000 liter itu juga akan diuji coba mengakut minyak mentah TBR ke Central Processing Area (CPA) Mudi milik Joint Operating Body Pertamina – PteroChina East Java (JOBP-PEJ), di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. 

“Secara pastinya saya tidak faham. Tapi mungkin saja masih baru atau pengaruh juga adanya rencana pengiriman minyak mentah TBR ke Mudi,” ujar Yantoro. 

Dikonfirmasi terpisah, Legal dan Relations PEP Aset IV, Sigit Dwi Aryono, mangaku, pembatasan pengangkutan minyak mentah ini dikarenakan sudah banyaknya armada tanki pengankut minyak mentah yang sudah berjalan.  

“Mengingat jam kerja di TBR dan sudah banyak armada yang jalan, Mas,” tegas Sigit.(sam)

Baca Juga :   Tegaskan Hearing Sewa Lahan EPF Blok Cepu Berlanjut

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *