Baru Sebulan Ditambal Rusak Lagi

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Jalan penghubung antara Desa Gayam, Kecamatan Gayam menuju Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa-Timur sepanjang sekitar 10 Km yang sebulan lalu ditambal sulam oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU)  kini telah kembali rusak. 

Banyak badan jalan pecah-pecah, dan berlubang di sepanjang jalur menuju lokasi proyek Banyuurip, Blok Cepu tersebut. 

“Bulan Desember 2014 lalu dilakukan tambal sulam dengan diberi pedel jalan yang pecah, dan yang berlubang diberi batu kemudian dipadatkan. Tapi, tidak diberi aspal. Sekarang sudah rusak lagi, Mas,” kata Ngadenan, warga Desa Gayam kepada Suarabanyuurip.com, kamis (08/01/2015).

Mestinya, menurut Ngadenan, jalan yang rusak tidak cukup dibangun dengan tambal sulam. Harus dibangun total dengan hotmic atau cor seperti di depan PT Tri Wahana Universal (TWU) agar tidak mudah rusak. 

Apalagi jalan ini merupakan poros Kecamatan Gayam – Kalitidu. Penggunanya tidak cuma pengendara motor, tetapi juga kendaraan roda empat proyek Banyuurip, Blok Cepu. Jika cuma tambal sulam tidak akan lama pasti cepat rusak lagi. 

Baca Juga :   Keberadaan Kepala Perawat OK Disoal

“Kerusakan itu mulai dari wilayah Desa Katur hingga Dusun Gledekan, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam. Masa punya sumber minyak jalannya hancur seperti ini ya luculah di mata dunia,” jelas pria yang juga tokoh masyarakat desa ring satu Banyuurip tersebut.

Dia tambahkan, akibat banyaknya badan jalan pecah, dan berlubang membuat rawan terjadinya kecelakaan bagi pengguna yang sedang melintasinya. Utamanya bagi pengendara sepeda motor. 

Selain itu pembangunan tidak cukup jalannya saja. Tetapi, dibangun juga tembok penahan tanah (TPT) kanan kiri jalan. Agar, ketika jalan dibangun bisa kuat tidak mudah rusak. 

Yang rawan kecelakaan mulai wilayah Katur hingga Gledekan, karena  kondisi badan jalan pecah-pecah dan berlubang. Apalagi sehabis hujan sangat berbahaya, karena selain licin juga kubangan jalan terisi air hujan. 

“Ini sangat berbahaya, pengguna jalan bisa terpeleset dan jatuh, Mas,” sambung Kastur warga Gayam lain. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *