SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Warga Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, berbondong-bondong mendatangi lokasi semburan liar yang berada di sekitar sumur NGBU 04 yang dikelola Pertamina Ekaplorasi Produksi Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK). Mereka berebut kondensat (sejenis minyak mentah) dari titik-titik semburan untuk dijual.
Sigit, salah satu warga Nglobo, menuturkan, keluarnya kondensat tersebut sudah terjadi selama 5 hari. “Tiga hari ini banyak warga yang mengambil kondensat,†katanya kepada suarabanyuurip.com, Selasa (13/1/2015).
Dia menambahkan, selama tiga hari itu rata-rata kondensat yang didapat warga perharinya jika dikumpulkan bisa mencapai lebih 1000 liter. “Kalau seribu liter itu mudah, Mas,†ujar Sigit ditemui di lokasi saat menunggui jerigen miliknya.
Sigit menjelaskan, pihaknya berencana kan menjual kondensat itu bekerja sama dengan BUMD/KUD setempat. Alasannya, dia tidak berani menjual keluar jika tidak memiliki persyaratan untuk menjual kondensat yang telah diambil warga.
“Nanti akan kita kumpulkan dan bekerja sama dengan BUMD untuk dijual,†katanya.
Kepala Desa Nglobo, Sujatmiko, membenarkan, jika banyak warganya yang mengambil kondensat yang keluar bersama semburan di lahan milik warga.
“Meskipun di areal sudah dipasang police line, tapi warga tetap mengambilnya,†sambung Sujatmiko dikonfirmasi terpisah.
Dia menambahkan, minyak yang muncul semakin hari semakin banyak, sehingga diambil warga. Jika tidak diambil tentunya akan mengakibatkan pencemaran disekitar sumur.
“Tiap hari banyak warga yang mengambil,†katanya.
Sementara itu, Humas PEPC ADK, Gayatri Handari Kusumawardani, membenarkan jika terjadi rembesan kondensat. “Pada sebagian titik semburan yang timbul rembesan kondensat. Penangananannya dilakukan dengan Suction oleh Vaccum truck untuk kemudian dibawa ke fasilitas KSO Pertamina PT Geo Cepu Indonesia.(ams)