Warga Blok Cepu Kembali Demo

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko/Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Puluhan warga sekitar Ladang Migas Banyuurip, Blok Cepu melakukan unjuk rasa (unras) di fly over (jembatan layang) di Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (14/1/2015).

Dalam aksinya mereka mengusung tuntutan agar operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) mematuhi Perda 23/2011 tentang konten lokal secara maksimal, tak hanya setengah-setengah.

Diantara tuntutan yang muncul adalah, EMCL harus melibatkan perusahaan lokal sebagai mitra kerja, melibatkan warga lokal dalam perekrutan tenaga kerja. Termasuk juga menuntut agar peserta lelang di luar lokal wajib mensyaratkan kerja sama operasi (KSO) dengan lokal.

Pengunjuk rasa menilai, sampai saat ini mayoritas warga desa sekitar masih miskin. Mereka telah kehilangan sawah dipakai untuk industri migas Blok Cepu, tapi kesejahteraan warga desa masih jauh dari harapan. Itu terjadi karena pemberdayaan konten lokal tidak tidak maksimal.

“Kami sudah jenuh dengan ulah EMCL yang terkesan tidak patuh dengan Perda konten lokal. Banyak alasan yang inilah, yang itulah. Tapi, pada intinya warga sekitar proyek Banyuurip masih saja banyak yang hidupnya sengsara,” tegas Mahsun salah satu warga yang ikut tergabung dalam aksi tersebut. (sam/roz)

Baca Juga :   Pertamina Dinilai Tak Hargai Pemdes Kilang Tuban

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *