SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field berencana menambah dua sumur baru tahun ini. Penambahan sumur itu, dilakukan untuk meningkatkan jumlah produksi minyak.
Legal & Relations Assistant Manager Pertamina EP Asser 4 Sukowati Field Victorio Chatra Primantara, mengatakan, untuk meningkatkan jumlah produksi minyak Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field berencana menambah sumur baru di tahun ini. Dengan adanya pengembangan sumur ini otomatis akan menambah cadangan minyak di Bojonegoro, Jawa Timur.
“Ada dua penambahan sumur baru, yakni di SKW-39 dan IW-005,” katanya, Jumat (9/4/2021).
Dia mengatakan, SKW-39 ini berlokasi di Pad B Agustus mendatang akan segera dilakukan pengeboran. Namun, rencana pengeboran itu tidak melakukan pembebasan lahan baru. Sebab, pengeboran hanya bergeser dari lokasi lama.
Sedangkan, untuk IW-005 berlokasi di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk sudah dalam pembahasan DPRD dan masuk ajuan RTRW. Pemboran ini, kata dia, akan ada pembebasan lahan baru.
“Tapi untuk besarannya kami harus menunggu tim teknis lebih lanjut. Nantinya Pertamina akan mengajukan AMDAL dan izin pemanfaatan tata ruang jika peraturan daerah (perda) RTRW sudah disahkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SKK Migas Perwakilan Jawa Bali Nusa Tenggara, Nurwahidi mengatakan, pengembangan sumur di Sukowati Field termasuk skenario dalam meningkatkan produksi. Rencananya, Sukowati Field tahun ini akan menambah dua sumur baru untuk menambah cadangan minyak.
“Tahun ini kami mencanangkan se nasional mengebor 616 sumur. Sumur pengembangan ini bisa langsung dinikmati hasilnya,” katanya.
Dia menambahkan, untuk realisasi pemboran tahun lalu sekitar 250 sumur. Jadi tahun ini akan lebih agresif untuk melakukan pemboran. Sedangkan, Jabanusa pemboran development sekitar 22 sumur pada 2021 ini.
“Kalau untuk tahun lalu tidak sampai 10 sumur karena pandemi Covid-19,” tambahnya.(jk)