SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar rapat dengar pendapat (Hearing) dengan Tim Optimalisasi Kandungan Lokal bentukan pemerintah kabupaten (Pemkab), Kamis (15/1/2015). Ada tiga hal krusial di sumur Tiung Biru milik Pertamina EP Asset IV yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
Tiga masalah tersebut di antaranya kejelasan Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang mengelola Road Tank minyak mentah TBR, adanya bau yang menyengat di sekitar TBR, dan tenaga kerja.
“Kami ingin penjelasan eksekutif mengenai masalah itu,” kata Wakil Ketua Komisi A, Anam Warsito.Â
Dia menyampaikan, tiga permasalahan yang dianggap krusial itu disampaikan secara langsung oleh Kepala Desa Kalisumber, Lasrini Kumihayun, beberapa waktu lalu namun ternyata belum ada solusi hingga saat ini.
“Kami ingin ada perhatian dari pihak-pihak terkait,†tegas Politisi Partai Gerinda itu.
Menanggapi pertanyaan itu, Camat Tambakrejo, Ngasiaji, menegaskan, Pokmas Rukun Desa dibentuk oleh masyarakat dari 3 desa ring 1 Sumur Tiung Biru, yakni Desa Tambakrejo, Desa Malingmati, dan Desa Kalisumber.
“Itu yang ada di Kecamatan Tambakrejo. Sementara di Purwosari juga mencakup tiga desa,†sambung Ngasiaji memberikan penjelasan.
Ngasiaji mengungkapkan, permasalahan yang pernah disampaikan bersama Tim Konten Lokal pada 29 Desember 2014 lalu dengan tema yang sama telah dilakukan islah dan kesepakatan antara Kepala Desa dan Pokmas.Â
“Kok sekarang jadi rame lagi, saya jadi heran,†ujar mantan Kepala Bagian Tata Usaha (TU) Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro itu.Â
Terkait dengan adanya bau, lanjut dia, BLH telah beberapa kali melakukan tes yang dihadiri pihak desa, kecamatan, dan Pertamina EP Aset IV Field Cepu. Hasilnya tidak ada gas beracun atau H2S yang membahayakan warga sekitar.
“Sementara tenaga kerja, penunjukan Flagman itu dari Pokmas,” tandas Ngasiaji.
Menurut dia, munculnya masalah itu dimungkinkan kurangnya komunikasi antara Kades dan Pokmas inilah yang mengakibatkan tidak masuknya orang-orang yang dibawa Kades untuk dijadikan Flagman.(rein)