SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Puluhan tenaga kerja (Naker) Proyek Banyuurip setiap dua minggu sekali mengantri untuk menerima gajian dari PT atau CV yang dinaunginya. Hal itu, seperti yang terlihat di Kantor PT Karya Sudarsono (KS), di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (17/1/2014).
PT KS merupakan subkotraktor pelaksana proyek rekayasa, pengadaan dan konstruksi (Engineering Procuremen and Construktion/EPC)-1 Banyuurip, Blok Cepu. Â Â
Salah seorang naker KS, Suratin, mengaku, setiap dua minggu sekali harus mengantri untuk mengambil gaji. “Saya setiap dua minggu bayaran, Pak. Tapi tidak tau kalau naker CV atau PT lain sama apa tidak saya tidak faham,” kata Suratin kepada suarabanyuurip.com saat menunggu antrian pengambilan gaji.
Dia menjelaskan, biasanya pengambilan gaji tidak dilakukan langsung di kantor KS. Melainkan melalui masing-masing mandor, sehingga tidak terlalu lama menunggu dan mengantri.
“Naker KS kalau tidak salah lebih dari 100 naker. Sedangkan, baru dua kali pembayaran ini pengambilan gaji dilakukan langsung di kantor KS,” ujar warga Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro tersebut.
Naker lainnya, Darsuki, mengaku telah menunggu pengambilan gaji sejak pukul 15.00 WIB. “Karena yang ngantri juga banyak. Meski menunggu itu jemu ya gak apalah mungkin sekarang aturannya dirubah oleh perusahaan harus mengambil di kantor,” sambung Darsuki. (sam)