Jalan Menuju Proyek Banyuurip Ditanami Pisang

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro -  Jalan menuju Lpangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu, tepatnya di Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ditanami pohon pisang, Senin (19/1/2015). Pohon pisang itu ditanam tepat di jalan berlubang dekat gudang penyimpanan alat berat milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS). 

Seorang warga Desa Katur, Supardi, mengatakan, penanaman pohon pisang di jalan yang merupakan poros Kecamatan Kalitidu – Gayam itu dilakukan sejak siang tadi. Jalan tersebut juga merupakan jalan utama menuju sumur gas Jambaran yang terletak di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem. 

“Baru saja ada berdiri sebatang pohon pisang di titik jalan berlubang itu, Pak. Tetapi, siapa yang menanamnya saya tidak tahu,” kata Supardi kepada suarabanyuurip.com, Senin (19/1/2015).

Dia menjelaskan, dimungkinkan penanaman pohon dengan diapit batu dijalan yang berstatus jalan pekerjaan umum (PU) itu sebagai bentuk protes warga dan tanda bahwa titik tersebut terdapat lubang berbahaya. 

“Maksudnya mungkin sebagai tanda kalau di situ berlubang. Agar pengguna jalan yang melintas tidak celaka,” ujar dia. 

“Semoga jalan yang banyak lubangnya ini segera dibangun, dan siapapun yang membangun baik Pemkab Bojonegoro maupun operator Blok Cepu ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) tak menjadi soal. Karena tujuannya baik, agar transportasi lancar dan tidak rawan terjadi kecelakaan,” sambung Narto, warga Kecamatan Gayam lainnya.

Dari pantauan, jalan poros Kalitidu – Gayam mulai rusak sejak akir tahun 2014 lalu. Di sejumlah titik badan jalan berlubang yang bisa membahayakan pengguna jalan. Kerusakan itu ditengarai akibat lalu lalang mobiil proyek Migas. (sam)

Baca Juga :   PWI Kritik Polres Blora tentang Pembinaan Wartawan

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *