SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan- Pembelian Premium dengan jirigen di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Lamongan, Jawa Timur kembali normal. Tidak ada lagi antrian panjang pembelian jirigen oleh para penjual BBM eceran seperti kemarin.
Dari pantauan di SPBU sepanjang jalan nasional Babat-Deket, tidak terlihat lagi antrian yang mengular dari para pembeli yang membawa jirigen.
Seperti di SPBU Pucuk siang tadi hanya terlihat seorang pembeli dengan membawa dua jirigen besar yang diangkut dikanan kiri jok motornya.
Petugas operator langsung melayani pembeli premium menggunakan jirigen ini dengan kapasitas 60 liter untuk dua jirigen.  “Baru kulakan sekarang, Mas. Kemarin antri panjang sehingga tidak jadi beli,“ ujar Waras, seorang pembeli di SPBU Pucuk, Lamongan, Selasa (20/1/2015).
Tiga SPBU di wilayah Babat juga tidak terlihat lagi kerumunan pembelian jirigen. Sejak pagi hingga sore hari hanya dua atau tiga pembeli premium jirigen yang membeli.
“Pembelian jirigen sudah kembali normal mas. Hari ini hanya ada tiga pembeli premium jirigen, “ kata operator SPBU Edy.
Sementara penjual bensin eceran juga mulai normal kembali. Berbeda dengan hari kemarin sulit mendapatkan penjual bensin eceran, karena banyak penjual yang kehabisan stok.
Di tingkat pengecer ada dua harga Premium. Ada penjual yang menjual Rp8.000 untuk satu botol berisi penuh, dan Rp7.000 untuk botol yang hanya diisi sebatas leher. (tok)