SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Keputusan pemerintah menurunkan harga semen senilai Rp3.000 per-sak disikapi PT Holcim Indonesia, Tbk. Perusahaan semen yang mempunyai pabrik di Tuban, Jawa Timur, itu memastikan jika keputusan tersebut berpengaruh pada produksi semen.
Tak terkecuali pada pabrik yang sebagian besar sahamnya dimiliki Holcim Group dan berbasis di Swiss ini.
“Penurunan harga ini akan berpengaruh pada seluruh produsen semen,â€kata Finance Direktor Holcim Indonesia, Kent Carson, melalui siaran pers yang disampaikan kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (21/1/2015).
Kent Carson, mengatakan, kalau Holcim akan mengambil tindakan sebagai produsen semen. “Kami akan mengambil tindakan sesuai dengan arahan (pemerintah) dan akan menyesuaikan harga kami,â€lanjut Kent Carson.
Beberapa langkah yang akan dilakukan terkait penurunan harga ini, salah satunya adalah dengan meninjau area-area penghematan yang dapat dilakukan perusahaan. Dengan begitu dapat membantu meringankan dampak penurunan harga dan mengantisipasi terbukanya berbagai pembangunan infrastruktur akibat penurunan harga ini.
Sementara itu Comercial Director, Jan Kunigk, berpendapat kalau pihaknya yakin dapat tetap berinovasi dengan adanya penurunan harga semen ini. Selain itu dia juga berharap penurunan ini bisa menstimulus perkembangan proyek pembangunan yang tengah berlangsung, ataupun proyek yang akan datang.(edp)