SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Masyarakat di Kabupaten Bojonegoro harus bersiap-siap dengan kenaikan harga elpiji 3 Kilogram (Kg). Pasalnya harga bahan bakar bersubsidi itu akan naik dari Rp 14.000 per tabung menjadi Rp 16.000 tiap tabung.
Keputusan kenaikan harga itu akan ditetapkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Tahun 2015 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) elpiji.
Kepala Bidang Usaha dan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Fatih Yudistira, mengatakan, kenaikan harga HET LPG 3 Kg menunggu penetapan Pergub tersebut.
“Sampai sekarang, harga HET masih menggunakan yang lama. sementara Pergub masih dalam proses,” katanya kepada suarabanyuurip.com, Jum’at (23/1/2/2014).
Dia mengatakan, hasil pembahasan dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se Jawa Timur, Pertamina dan DPD Hismawa Migas telah menyepakati harga baru yakni sebesar Rp16.000 tiap tabung. Namun pemberlakuan harga itu masih menunggu penetapan Pergub yang belum diketahui kapan pastinya.
“Kalau HET sebelumnya ditetapkan tahun 2013 saat harga BBM yakni premium Rp 4.500/liter dan solar Rp 4000/liter,” tandas Fatih.
Dia menyampaikan, kenaikan harga elpiji 3 Kg tersebut dipicu oleh kenaikan biaya operasional, tidak hanya BBM tetapi juga upah minimum regional (UMR) karyawan, harga suku cadang, bahan pokok, dan lain sebagainya.
 “Apalagi nilai dolar masih tinggi,” tandasnya.(rien)