SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Operator Migas Blok Cepu, ExxxonMobil Cepu Limited (EMCL), belum bisa memastikan, target produksi puncak Banyuurip sebesar 165 ribu barel per hari (BPH) pada kuartal ke tiga tahun 2015 ini.
Vice President Public and Goverment Affair ExxonMobil Indonesia, Erwin Maryoto, menyampaikan, kemampuan sumur yang ada di Lapangan Banyuurip bisa mencapai 195 ribu bph. Namun untuk dapat memproduksi setinggi itu butuh keputusan bersama. Â
“Kalau kemampuan dari sumur kira-kira bisa memproduksi sebesar itu,” ujar Erwin kepada suarabanyuurip.com.  Erwin mengatakan, nantinya akan ada 48 sumur di Lapangan Banyuurip baik produksi dan injeksi yang dioptimalkan dalam mencapai puncak produksi.
“Saat ini proses produksi masih terus bertahap dan baru sebesar 40.000 barel per hari,†tegas pria asli Solo, Jawa Tengah, itu. Â
Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Bojonegoro, Soehadi Moelyono berharap puncak produksi bisa tercapai sesuai target. Akan tetapi, harus diingat pula penyelesaian berbagai masalah seperti tukar guling tanah kas desa (TKD) Gayam yang hingga kini belum ada titik temu. Â
“Pastinya kita semua akan menyambut gembira jika puncak produksi terlaksana, tapi yang perlu diingat adalah penyelesaian masalah yang seharusnya sudah disepakati bersama,” tandasnya.(rien)