SuaraBanyuurip.com – D Suko Nugroho
Bojonegoro – Pelaku pengeroyokan seorang pemuda berseragam perguruan silat di jalan Raya Bojonegoro – Nganjuk, tak jauh dari Tamam Makam Pahlawan (TMP) Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Minggu (25/1/2014) kemarin, akhirnya tertangkap, Senin (26/1/2015), sekira pukul 18.00 WIB. Pelaku yang diamankan di Mapolsek Dander sementara ini berjumlah empat orang.
Diperkirakan jumlah pelaku pengeroyokan Wahyu Budiyanto (17), warga Dusun Sumberbendo, Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, itu lebih dari empat orang. Sebab sesuai pengakuan pelajar kelas III salah satu SMK di Dander, pelaku pengeroyokan berjumlah sekira tujuh orang.
Kapolsek Dander AKP. Imam Hanafi membenarkan penangkapan pelaku pengeroyokan Wahyu Budiyanto. Hanya saja, mantan Kapolsek Tambakrejo itu, belum mau membeberkan jumlah dan nama pelaku yang sudah diamankan.
“Iya benar sudah ada yang diamankan. Saat ini masih didalami. Besuk saja di Polsek data lengkapnya,†kata Imam Hanafi ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Senin malam.
Informasi yang diperoleh, sementara ini ada empat pelaku yang sudah diamankan di Mapolsek Dander. Mereka dikabarkan warga Desa Sendangrejo dan Ngumpakdalem. Dari empat pelaku salah satu di antaranya adalah teman sekolah korban. Pelaku ditengarai berasal dari perguruan silat, namun beda dengan korban.
Seperti diberitakan sebelumnya, Wahyu Budianto (17), dikeroyok orang tak dikenal saat melakukan perjalan pulang usai latihan pencak silat di wilayah Kecamatan Baurno. Korban berboncengan dengan rekannya satu perguruan, Wardi, mengendari motor Yamaha Vixion bernomor polisi (Nopol) S 2749 CV.
Saat sampai di tempat kejadian perkara (TKP), korban dihadang oleh segerombolan orang tak dikenal dan dikeroyok. Bahkan salah satu dari mereka ada yang mukul korban dengan batu hingga jatuh tersungkur.
Beruntung aksi itu diketahui pencari rumput dan warga sekitar yang melintas. Kemudian segerombolan orang yang menganiaya korban kabur ke arah Desa Somodikaran melalui jalan perumahan Koperasi Karyawan Redreying Bojonegoro (KAREB) tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
Akibat luka yang cukup serius dibagian kepalanya, korban dilarikan ke klinik kesehatan Dander. Korban langsung dibawa ke ruang Unit Gawat Darurat Dander Medical Center (DMC) untuk dijahit kepalanya. Panjang jahitan sekira 6 centi meter.(suko)