Jembatan Poros Desa Ambrol Diterjang Banjir

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Jembatan sepanjang kurang lebih 10 x 5 meter yang menghubungkan Desa Ngantru ke Desa Bareng, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ambrol diterjang hujan. Warga setempat memasang tiga pohon pisang sebagai tanda peringatan.

Kerusakan jembatan terjadi di bagian samping kanan kiri jembatan. Selain itu, di sepanjang titik badan jalan poros Kecamatan Kalitidu ke Ngasem, dan ke lokasi migas Alas Tua Barat (ATW), Blok Cepu itu banyak yang sudah berlubang. Kondisi ini membahayakan pengguna jalan.

Warga Desa Ngantru, Sutaji, mengatakan, kerusakan jembatan itu terjadi sejak sekira pertengahan tahun 2014 silam. Namun, kondisi menjadi parah saat hujan deras terus mengguyur wilayah Kecamatan Ngasem sejak awal bulan Januari 2015. Akibatnya kondisi jembatan yang sebelumnya sudah retak-retak itu menjadi amblong.

“Kalau tidak salah, amblongnya jembatan dibagian samping kanan dan kiri itu terjadi saat hujan turun dengan lebat, Jumat, 30 Januari 2015) sore. Karena air dari sawah maupun pekerangan rumah sekitar terkumpul menjadi satu mengalir ke jembatan ini,” kata Sutaji kepada suarabanyuurip.com, minggu(1/2/2015).

Baca Juga :   Festival Banyuurip Resmi Dibuka

Dijelaskan, Jembatan yang berada sekitar 500 meter kearah utara dari Pasar Templek, Desa Ngantru itu tak hanya sebagai penghubung Desa Ngantru-Bareng, dan poros kecamatan Kalitidu – Ngasem. Namun, juga sebagai penghubung jalan menuju ke lokasi sumur Gas Jambaran di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem.

“Saya berharap dinas terkait segera melakukan pembangunannya. Agar, arus lalu-lintas Kalitidu – Ngasem -Dander, dan Ngambon bisa lancar,” imbunya.

“Mudah-mudahan Pemkab Bojonegoro melalui dinas pengerjaan umum (PU) segera membangunnya. Sehingga, selain memperlancar arus lalu lintas setidaknya juga dapat memperlancar perekonomian warga,” sambung Yasir warga lain. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *