SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Progres pengembangan Lapangan Kedung Keris (KDK), Blok Cepu, di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur masih jalan ditempat. Hingga saat ini belum ada aktifitas pekerjaan yang dimulai.
Hal itu ditengarai karena belum beresnya perijinan eksploirasi yang diurus operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL). “Belum tahu Mas, sampai sekarang belum ada informasi,” kata Kepala Desa Sukoharjo, Dwi Setyono kepada suarabanyuurip.com, Minggu (1/2/2014).
Dia mengatakan sejak diketahui belum diperpanjangnya ijin eksploitasi oleh EMCL sampai saat ini belum ada perkembangan lagi.Hanya saja, untuk pengerjaan proyek perbaikan jalan yang dilakukan PT.BAA, rekanan EMCL dinyatakan sudah rampung.
“PT.BAA sudah selesai,” imbuh Dwi Setyono.
Seperti diketahui, Lapangan KDK dinyatakan memiliki jumlah cadangan sekira 5000 barel per hari (Bph). Proyek ini merupakan bentuk pengembangan dari Lapangan Banyuurip di Kecamatan Gayam. Rencana awal, proyek pengembangan akan dilakukan awal tahun 2015 ini.(roz).