SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengaku belum mengetahui secara detail pengumuman pembukaan lelang maupun kunjungan lapangan peserta lelang di proyek pengembangan Unitisasi Gas Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB) yang berpusat di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Kepala Bagian Humas SKK Migas, Rudi Rimbodo, menyatakan, belum dapat memastikan soal adanya lelang di proyek JTB berikut pemenang lelangnya. “Sepertinya belum ada, tapi akan saya krosceknya dulu,” kata dia kepada suarabanyuurip.com, Selasa (3/2/2015).
Terpisah, Public Relations and Manajer Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina EP Cepu (PEPC), Abdul Malik, saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut belum juga memberikan keterangan.
Sebelumnya diberitakan PEPC bersama para peserta lelang melakukan site visit (kunjungan lapangan) ke Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB) pada awal bulan Januari lalu. Kunjungan ini dimaksudkan guna melihat lokasi yang akan dilakukan pengerjaan proyek pengembangan Lapangan JTB). Rencananya, proyek fisik JTB pengerjaannya akan dimulai pada tahun ini.
Dari informasi yang diperoleh di website resmi Pertamina, proyek yang dimaksud ialah Pekerjaan Penyiapan Wellpad dan Jalan Masuk untuk Kegiatan Pemboran & ROW Jalur Pipa Proyek JTB. Proyek ini adalah proyek fisik pertama serta merupakan bagian dari proyek gas antara lapangan unitisasi JTB yang menyiapkan infrastruktur sipil untuk pengeboran sumur-sumur gas JTB.
Hanya saja, dalam informasi tersebut tidak disebutkan siapa saja peserta lelang yang dimaksudkan. Di situs hanya disebutkan kunjungan itu diikuti oleh empat peserta lelang yang semuanya adalah perusahaan dalam negeri.
Dan dari internal PT. Pertamina EP Cepu diikuti oleh wakil dari fungsi SCM, Engineering, EPC B, HSSE, PGA, dan QA/QC. Adapun lokasi Site Visit ini mencakup beberapa kecamatan di Kabuaten Bojonegoro yaitu Kecamatan Ngasem, Tambakrejo, dan Purwosari. (roz)