SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur malam tadi membuat puluhan rumah di dua desa terendam air.
Dua desa tersebut adalah Desa Kapu, dan Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak. Selain rumah, puluhan hektar lahan pertanian juga ikut terendam.
Selain intensitas hujan yang deras, jebolnya tanggul avur Jambon, yang berada di Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban juga menjadi salah satu pemicu. Air yang mengalir di sungai ini ikut menerjang, dan mengalir ke desa yaang berada di sisi barat tanggul ini.
“Hujan deras tadi malam, banjirnya langsung sampai ke pemukiman warga,†kata Takran, salah satu warga Desa Kapu kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (4/2/2015).
Takran mengatakan, air masuk ke pemukiman warga pada tengah malam. Saat ini, ketinggian air yang ada di dalam rumah setinggi lutut orang dewasa. Warga mengangkat barang-barang milik mereka dan menaruh ketempat yang lebih tinggi.
Selain rumah dan lahan pertanian, ruas jalan penghubung dua desa ini terputus. Sementara ini warga belum berani melintas di jalan setempat menggunakan kendaraan bermotor. Harus berputar dan melintas akses yang lebih jauh.
“Tidak berani melintas pakai kendaraan bermotor, tadi ada yang nekat mesinnya langsung mati karena rendaman air lumayan tinggi,†jelasnya. (edp)