Bowo Berhasil Raih Juara Pertama Lomba Desain Logo Hari Jadi Bojonegoro

Bowo
Bowo saat menerima penghargaan juara 2 desain logo Hari Jadi Bojonegoro pada tahun 2022 silam.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Tahun ini, desain karya Bowo Sulistyo, pemuda asal Desa Sumberagung, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terpilih sebagai juara pertama Lomba Desain Logo Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-348. Ia membutuhkan waktu sebulan untuk menyelesaikan logo HJB tersebut.

Bowo menyampaikan, inspirasi utama dari desain logo HJB ke-348 adalah logo-logo HJB terdahulu. Ia mempelajari pesan sesuai tema yang diangkat, misalnya narasi yang dibangun melalui sebuah logo, dan storytelling dalam latarbelakang sebuah logo terbentuk.

‎Ia juga melakukan riset panjang, karena Bowo ingin menyampaikan narasi tentang kekayaan potensi lokal Bojonegoro. Terutama potensi yang membuat Bojonegoro berkembang dengan mandiri.

Dia beranggapan, dasar dari tumbuh dan berkembangnya Bojonegoro adalah semangat kebersamaan. Saling bersinergi antara masyarakat dan pemerintah menuju Bojonegoro yang mandiri.

“Kemudian saya menemukan inspirasi dari riset dan kesesuaian tema HJB tahun ini,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (14/10/2025).

Proses kreatif dalam membuat desain loga HJB, tentu berbeda dengan tahun sebelumnya. Dia mengungkapkan, tahun sebelumnya lebih dulu menentukan bentuk visualnya kemudian baru menyusul untuk menyusun narasi dalam logonya.

Baca Juga :   638 Siswa Sekolah Mengikuti Lomba Melukis Potensi Bojonegoro

“Namun setelah belajar dan mendapat tips dari teman-teman desainer logo, saya membalikkan metode kreatifnya,” kata Bowo.

Karena hal tersebut, riset tentang bagaimana narasi logo HJB yang terdahulu sangatlah penting. Kemudian narasi yang dibuat dari tema dikembangkan dan dituangkan dalam bentuk sketsa kasar. Butuh waktu hampir 1 bulan untuk menyelesaikan logo tersebut.

‎”Salah satu kendala yang membuat saya lama termenung di depan laptop adalah bagaimana merancang elemen grafisnya. Itulah tantangan yang saya hadapi dalam proses kreatif merancang Logo HJB ke-348,” ungkapnya.

‎Sebelum menjadi juara satu, Bowo sudah pernah mengikuti lomba desain logo HJB sebanyak empat kali dari tahun 2022 lalu. Dan pada lomba logo HJB ke-347 tahun 2024, ia baru mendapat juara dua.

‎”Namun saya kurang puas karena target  dari awal adalah juara pertama. Maka dari itu, tahun ini saya mengikuti lagi dan alhamdulillah berhasil menjadi juara pertama,” jelasnya.

Dia mengaku senang, karena berhasil meraih juara pertama semenjak awal mengikuti pada tahun 2022 lalu. Sebab menjadi juara pertama bukan hanya mengejar target, tetapi juga ingin menunjukan ke semua orang bahwa jalan yang ia ambil tidaklah salah dan sangat bisa.

Baca Juga :   Enam Desa di Kasiman Bojonegoro Segera Gelar Seleksi Perades, Anak Kades Ikut Berkompetisi

‎”Ini menjadi salah satu pembuktian, bahwa target apapun bisa dicapai kalau sungguh-sungguh,” terangnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait