SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan- Banjir yang melanda wilayah Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur tidak saja menggenangi pemukiman warga. Namun juga fasilitas umum yang ada di wilayah setempat seperti perkantoran, rumah sakit, sekolah dan tempat umum lainnya.
Dari pantauan suarabanyuurip.com, hampir semua perkantoran, sekolah dan tempat pelayanan umum di Kecamatan Babat terendam banjir.
Seperti Kantor Kecamatan Babat. Halaman kantor itu tampak penuh oleh genangan air dengan ketinggian mencapai 40 meter. Air tersebut berasal dari luapan drainase (saluran air) yang berada tepat di depan kantor kecamatan.
Karena tergenang air, pihak kecamatan akhirnya menempatkan batu bata yang disusun sejajar dari pintu pagar hingga pendopo kecamatan. Susunan batu itu dimanfaatkan untuk jalan masuk ke kantor kecamatan.
“Selama belasan tahun dinas di Kecamatan Babat, baru kali ini Kecamatan kebanjiran,” kata Kepala Seksi (Kasi) Eksbang Kecamatan Babat, Kasmin kepada suarabanyuurip.com, Kamis (5/2/2015).
Meski tergenang banjir, Kasmin memastikan tidak mengganggu jalannya pelayanan kepada masyarakat.
Namun dari pantauan, beberapa orang yang sedang mengurus administrasi di kecamatan cukup kesulitan dengan kondisi tersebut hingga celananya basah sepanjang betis akibat adanya genangan air di halaman kantor.
“Basah mas. Halaman kecamatan banjir semua,” ujar salah satu warga Sambangan, Mulyono.
Selain kantor Kecamatan Babat, beberapa sekolah yang berada di tepi selatan jalan raya Babat-Lamongan juga digenangani banjir. Di antaranya yaitu SMPN 1 Babat, MTS Model Babat, MAN Babat. Sedikitnya 4 SD juga terendam banjir yaituSDN Babat 3, SDN Babat 6, SDN Babat 7, dan SDN Babat 8.
Meski sekolahnya kebanjiran pihak sekolah tidak meliburkan siswa. Hanya saja selama dua hari ini siswa dipulangkan lebih awal. “Pulang lebih awal Pak, karena sekolahnya kebanjiran,” ujar salah satu siswi SMPN 1 Babat, Nanda. (tok)Â