Tanggul Proyek Blok Cepu Jebol

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (7/2/2014) sore tadi, mengakibatkan tanggul proyek migas Blok Cepu jebol. Dampaknya, tanaman padi milik warga yang berada di sekitar proyek rusak diterjang air bercampur lumpur.

Informasi yang diperoleh menyebut, tanggul yang jebol itu berada di lokasi proyek rekayasa pengadaan dan konstruksi (Engineering Procurement and Constructions/EPC)-5 Banyuurip, yang dikerjakan PT Hutama Karya – PT Rekayasa Industri (HK-Rekind). Tanggul itu masuk wilayah Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, tepatnya di sebelah utara lapangan sepak bola desa setempat.

Di duga jebolnya tanggul itu akibat tak mampu menahan air hujan. Diperkirakan tanggul yang jebol sepanjang dua meter. Akibatnya tanami padi milik Sucipto, warga setempat, yang baru berusia sekitar dua bulan hanjur diterjang air bercampur lumpur.

“Jebolnya sekitar jam 5 sore tadi, Mas. Mungkin tidak mampu menahan air hujan. Akibatnya, membuat tanaman padi saya yang baru usia dua bulan hancur ludes tertimpa lumpur,” kata Sucipto petani warga Desa Mojodelik kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (07/2/2015) malam.

Baca Juga :   PPSDM Migas Adakan Pelatihan Gas Pipeline Hydraulics

Dia meminta, kepada kontraktor pelaksana proyek EPC-5 HK-Rekind untuk bertanggungjawab atas rusaknya tanaman padi miliknya yang baru dipupuk beberapa hari.

“Saya minta kontraktor memberikan ganti rugi atas rusaknya tanaman padi saya ini,” tegas pria yang juga perangkat Desa Mojodelik tersebut.

Dia mengungkapkan, sesuai hasil kroscek sementara di lokasi, selain lahan dan tanaman padi miliknya, ada lagi lahan dan tanaman pertanian milik Edi, warga Mojodelik yang juga rusak diterjang air bercampur lumpur.

“Sementara baru itu yang saya ketahui. Tetapi saya yakin pasti ada tambahan lagi kerusakannya. Mengingat, kondisi luberan air dari jebolnya tanggul di utara lapangan bola itu masih terus mengalir deras,” imbuh Sucipto, menerangkan.

Sementara, suarabanyuurip.com masih berupaya mengonfirmasi hubungan masyarakat, PT HK-Rekind terkait jebolnya tanggul proyek di wilayah Desa Mojodelik tersebut.

Untuk diketahui, jebolnya tanggul proyek EPC-5 Banyuurip ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya tanggul penampungan air yang berada di wilayah Desa Gayam juga jebol dan merusak lahan persawahan milik warga setempat.(sam)

Baca Juga :   Dewan Tanggapi Dingin Pembangunan Kilang

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *